Minggu, 13 Mei 2012

 Hard Rock Hotel Bali Gelar Peringatan Hari Ibu
 
 Hard Rock Hotel Bali
KUTA - Hard Rock Hotel di Kuta, Bali, menggelar Mother's Day, hari Minggu (13/5/2012) mulai pukul 12 siang ini. Rangkaian acara dipersembahkan untuk kaum ibu dengan menu makan siang serta lomba-lomba seru.
Mereka yang sudah menjadi ibu boleh makan siang free di hotel dan hanya anak-anaknya saja yang bayar dengan setengah harga.
-- Lucia Dwi Cahyani
Acara ini untuk kaum ibu dan anaknya baik yang menginap maupun tidak. "Mereka yang sudah menjadi ibu boleh makan siang free di hotel dan hanya anak-anaknya saja yang bayar dengan setengah harga," kata Lucia Dwi Cahyani, Ass Marketing Communication Manager Hard Rock Hotel Bali.
Permainan yang digelar seperti menhias kue, membuat puisi bertema Ibu, dan beberapa lainnya. Hari Ibu kali ini merupakan hari internasional dan berbeda dengan hari ibu nasional pada 22 Desember.

Sabtu, 12 Mei 2012

 Hotel dengan Kamar Garfield sampai Kennedy
 
The Spot Hotel, Legian, Bali 
JAKARTA – Legian tak ada matinya. Walau kawasan kecil di Bali selatan ini sudah begitu padat, hotel-hotel baru selalu muncul. Di Legian, persaingan akomodasi begitu beragam, mulai dari hotel bintang lima sampai losmen.

Saat ini, tren penginapan mengarah ke hotel bujet yang menawarkan harga miring. Tak sekadar hotel dengan harga terjangkau, namun juga memberikan sesuatu yang lebih kepada tamu. Biasanya pendekatan di interior yang menarik.

Di tengah persaingan tersebut, hadir The Spot Hotel dengan konsep kamar yang unik yang baru dibuka April 2012 ini. The Spot dari TPM Hospitality menawarkan penginapan dengan konsep interior yang beragam. Ada 21 kamar di hotel ini dan setiap kamar memiliki tema sendiri.

Berdasarkan siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (11/5/2012), kamar-kamar ini terinspirasi oleh figur publik, seniman, makanan, atau fenomena yang menjadi sorotan dunia. Tamu dapat memilih kamar dengan tema Audrey Hepburn, Beatles, Cupcakes, Disney, Einstein, Friends, Garfield, Historian, India, James Bond, Kennedy, Legian, Monalisa, New York, Opera, The Queen, Rock 'n Roll, Simpsons, Tango, dan Union Jack.

Setiap kamar mempunyai fasilitas yang seragam. Kamar mandi di dalam, self-controlled AC, meja tulis, lemari pakaian, majalah, dan televisi berbayar dengan harga yang seragam. Pihak The Spot sendiri menyasar pasar wisatawan domestik maupun mancanegara terutama dari Australia dan Eropa.

Selama masa promosi, hingga 31 Mei 2012, The Spot menawarkan harga spesial per kamar, yakni mulai dari Rp 500.000 nett per malam (harga normal mulai Rp 750.000), sudah termasuk sarapan untuk 2 orang.

Jumat, 11 Mei 2012

Strategi Menarik Wisatawan pada "Low Season"
Wisatawan asal Belanda tengah mengamati aktivitas anak buah kapal phinisi yang sedang melakukan bongkar muat di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta
HEADLINE NEWS , JAKARTA - Badan Promosi Pariwisata Indonesia (BPPI) mengutarakan beberapa strategi pokok untuk periode 2011-2015. Salah satunya adalah strategi "Low Season". Pengertian "Low Season" adalah periode musim sepi kunjungan wisatawan. "Musim sepi ini biasanya disebut-sebut di bulan Januari-Maret dan bulan Oktober-Desember," kata Ketua Umum BPPI, Yanti Sukamdani dalam acara sosialisasi  program kerja BPPI di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kamis (10/5/2012).
Berbagai program telah dipersiapkan BPPI untuk menarik kunjungan wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara. Khusus untuk wisatawan mancanegara, turis yang disasar adalah pasar regional seperti Singapura, Malaysia, China, dan Taiwan.
Produk-produk "Low Season"  meliputi paket stop over, program diskon di pusat perbelanjaan, dan program sales mission. Paket stop over yang dimaksud adalah tur selama transit di kota tertentu, misalnya paket Jakarta stop over, Surabaya stop over, Bali stop over, Medan stop over, dan Jogja stop over.
Paket-paket "Low Season" tersebut disiapkan untuk sepanjang tahun. Rencananya, paket tersebut akan dibuat bersama hotel, biro perjalanan wisata, dan maskapai. Pada bulan Juli tahun ini, paket-paket tersebut diharapkan telah selesai dibuat sehingga dapat mulai tersedia pada low season akhir tahun 2012.
Promosi Pariwisata
Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar mengungkapkan Kemenparekraf akan berfokus pada pencitraan negara. Sedangkan BPPI, lanjutnya, pada pencitraan produk. Hal ini agar tidak terjadi tumpang tindih antara Kemenparekraf dengan BPPI dalam hal promosi pariwisata.
Contohnya, lanjut Sapta, adalah saat melakukan promosi saat pameran di luar negeri, Kemenparekraf bertindak sebagai penyedia stan, bahan informasi, dan melakukan konferensi pers. Sementara BPPI akan fokus pada peserta yang akan mengisi stan dan menjual produk wisata pada pameran.
"Jadi fokus promosi tidak saling bertabrakan, tapi saling melengkapi dan bersinergi," tuturnya dalam kesempatan yang sama.
BPPI atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai Indonesia Tourism Promotion Board merupakan asosiasi pariwisata yang dibentuk sebagai mitra dari Kemenparekraf yang dimotori oleh insan pariwisata. Tujuan BPPI adalah untuk mempromosikan dunia pariwisata Indonesia melalui jalur-jalur dan strategi profesional swasta.

Kamis, 10 Mei 2012

Istana Bogor Jadi Tempat Wisata
 
 Istana Bogor
BOGOR - Puluhan ribu warga dan wisatawan diperkirakan mendatangi Istana Bogor Open dan Paledang Fest’12 pada pertengahan Mei mendatang. Kesempatan masyarakat untuk mengunjungi Istana Bogor pada akhir pekan diperkirakan jadi daya tarik utama wisatawan untuk mendatangi Kota Bogor.
”Kami memperkirakan sekitar 70.000 orang berpartisipasi mengikuti acara Istana Bogor Open pada 14-16 Mei dan 19-20 Mei,” tutur Ketua Panitia Istana Bogor Open dan Paledang Fest’12 Mursyida, Rabu (9/5/2012).
Istana Bogor Open dan Paledang Fest’12 diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-530 Bogor. Masyarakat mendapat kesempatan mengunjungi Istana Bogor dengan didampingi pemandu tanpa dipungut biaya. Masyarakat bisa mendaftar sebelum acara atau pada hari pelaksanaan.
Menurut Mursyida, hingga Rabu siang, setidaknya sudah ada 4.000 orang yang mendaftar untuk mengikuti Istana Bogor Open. Namun, dia memperkirakan jumlah pengunjung akan melampaui peserta tahun lalu yang sekitar 65.000 orang. Pasalnya, tahun ini masyarakat bisa mengunjungi Istana Bogor pada akhir pekan, Sabtu-Minggu (19-20 Mei), sedangkan tahun lalu pengunjung tidak bisa masuk pada akhir pekan.
”Apalagi juga ada Paledang Fest yang kami gelar bersamaan dengan Istana Bogor Open, akan membuat lebih banyak orang datang,” tuturnya.
Agung S Badarudin, pengurus Bogor Heritage, salah satu penyelenggara Paledang Fest’12, menambahkan, dalam festival yang diselenggarakan tidak jauh dari Istana Bogor itu, pengunjung bisa melihat aneka produk seni dan budaya Kota Bogor serta pameran pariwisata.
Surya (25), warga Sindangbarang, Bogor Barat, yang mendaftarkan 15 kerabatnya untuk mengikuti Istana Bogor Open, mengaku belum pernah mengunjungi Istana Bogor. Dia mengaku hendak melihat kamar yang pernah digunakan Presiden Soekarno serta ingin tahu ruangan di dalam Istana Bogor.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Fetty Qondarsyah mengatakan akan meminta guru secara kolektif mendaftarkan siswanya untuk melihat Istana Bogor. Dia berharap pengalaman menyaksikan kondisi Istana Bogor secara langsung bisa menambah wawasan siswa.
”Kebetulan itu kan setelah ujian sekolah dasar sehingga ada kesempatan juga siswa untuk mengikutinya,” ujar Fetty.

Rabu, 09 Mei 2012

Serayu Jadi Ikon Wisata Banjarnegara
 
 Wisata arung jeram Sungai Serayu di Banjarnegara.
BANJARNEGARA - Sungai Serayu yang berhulu di Dataran Tinggi Dieng akan menjadi ikon wisata Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Selain menawarkan paket wisata ekstrem arung jeram, sektor lain yang dikembangkan kini yakni wisata budaya dan agrokultur.
Saatnya Serayu diangkat menjadi ikon Banjarnegara dan dijual sebagai paket wisata.
-- Sutedjo Slamet Utomo
Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo, Rabu (9/5/2012) mengatakan, Sungai Serayu yang membelah wilayah Banjarnegara memiliki potensi alam dan budaya yang luar biasa namun selama ini belum digarap optimal. "Saatnya Serayu diangkat menjadi ikon Banjarnegara dan dijual sebagai paket wisata," ujarnya.
Sejauh ini, paket wisata Sungai Serayu yang sudah digarap adalah wisata arung jeram. Selain rutin dikunjungi wisatawan domestik dari berbagai daerah di Tanah Air, beberapa kali, Sungai Serayu digunakan sebagai lokasi kegiatan lomba arung jeram tingkat nasional bahkan internasional.
Padahal, kata lanjut Sutedjo, kebudayaan lembah Sungai Serayu sangat beragam dan menarik untuk ditawarkan menjadi daya tarik wisatawan domestik dan mancanegara. Beberapa di antaranya adalah kekayaan batik Gumelem dan sejumlah kuliner khas seperti buntil hingga dawet ayu.
Dia mengakui, Banjarnegara sejauh ini belum terlalu dikenal oleh khalayak luas sebagai destinasi wisata. Namun, sejak berdirinya hotel berbintang di Banjarnegara 2011 lalu, pemkab setempat berniat lebih mempromosikan wilayah yang berada di lintas jalur tengah Jateng ini.
Untuk mendongkrak promosi daerah, Pemkab Banjarnegara menggandeng Pusat Studi Pariwisata Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Hasil kajian ini diharapkan dapat dituangkan dalam kegiatan Festival Serayu yang akan digelar 2013 mendatang sebagai bagian dari program Visit Jateng 2013.

Selasa, 08 Mei 2012

Kota Sengkang, Surga Sutra di Timur Indonesia
 Sengkang kota sutra di Sulawesi Selatan,
WAJO - Kota Sengkang. Nama kota kecil yang berjarak kira-kira 250 kilometer dari Makassar, Sulawesi Selatan ini memang belum banyak terdengar. Namun, siapa yang menyangka, kota ini merupakan surga kerajinan sutra di Indonesia timur. 

Hampir seluruh warga di kota ini menggeluti kerajinan sutra. Bahkan, mereka pun melakukan proses pemeliharaan ulat sutra di rumah-rumah. Seperti pemandangan yang terlihat di sebuah desa di Kecamatan Sabbangparu. Hampir seluruh kolong rumah warga di kampung ini merupakan kandang ulat sutra. Kondisi tanah yang subur memudahkan para warga untuk menanam pohon murbei yang merupakan pakan ulat sutra.

"Dalam sehari kita harus kasih makan lima kali. Baru kalau malam dikasih lampu biar terang," ujar Minintang, salah seorang peternak ulat sutra, Selasa (8/5/2012).  Benang sutra yang dihasilkan dijual dengan harga Rp 340.000 per kilogram.
Seorang pengrajin sutra di Sengkang Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan tengah memintal benang dengan peralatan tradisional.
Nah, selain menjual benang, warga juga memanfaatkan benang hasil pintalannya ini dengan bertenun. Mereka menggunakan alat tradisional untuk merangkai untaian benang sutra menjadi bentangan kain yang indah dengan berbagai motif dan corak.

Ada dua jenis alat tenun yang lazim mereka gunakan. Yang pertama adalah alat tenun "bola-bola" dan yang kedua disebut "bola". Meski namanya mirip, namun kedua alat ini tentu berbeda. Alat tenun "bola-bola" digunakan dengan menggunakan kedua tangan serta kaki. Sementara alat tenun "bola" hanya menggunakan tangan yang benangnya dimasukkan satu per satu.

"Kalau 'bola bola' caranya digunakan gampang dan cepat. Tapi kalau yang 'bola' susah dan lama bikinnya, tapi bagus kualitasnya harganya juga mahal," ujar Nurmi salah seorang perajin sutra.

"Bola-bola" mampu menghasilkan satu sarung selama empat hari dengan harga berkisar Rp 60.000- 70.000 per helai. Sementara "bola" memakan waktu lebih lama. Untuk satu buah sarung diperlukan waktu dua bulan. Namun alat tenun bola ini menghasilkan sutra yang berkualitas dengan harga Rp 600.000-900.000 per helainya.
 
Seorang pengrajin sutra di Wajo Sulawesi Selatan tengah menenun kain sutra dengn peralatan tenun "Bolabola" tradisional
Selain corak dan motif yang unik, proses pembuatan hingga pewarnaan masih menggunakan bahan alami. Para perajin Sangkang memakai pucuk daung mangga, getah pohon, daun pandan hingga kunyit untuk memberi aksen pada hasil tenun. Menurut Nurmi, hal ini dilakukan untuk memberikan kualitas warna abadi yang tak termakan usia.

Proses yang sama pun dilakukan saat membuat kain sutra. Menurut Nurmi, kain sutra memungkinkan pembelinya untuk mengkreasikan hasil tenunan sesuai dengan selera. Mereka bisa menjadikannya baju, aksesoris atau bahkan tas.
 
kain sutra Wajo Sulawesi Selatan. dijadikan berbagai macam aksesoris
Sayangnya, hingga kini, produk natural yang membanggakan ini masih terganjal masalah pemasaran. Umumnya, barang-barang istimewa ini dijajakan oleh para perajinnya di pasar-pasar tradisional. Selebihnya, tak ada pilihan lain, kain-kain istimewa itu dijual dengan harga murah kepada pengusaha lokal. Para pengusaha itu yang kemudian mengeruk keuntungan besar dengan mamasarkannya ke mancanegara.

Harga kain pun melambung, namun keuntungan besar didapat oleh pemodal. Jerih para penenun seolah tak terbalas....

Senin, 07 Mei 2012

Kemparekraf Akan Tambah Kota Kreatif
 Perajin menyelesaikan pembuatan kerajinan perak di kawasan Kotagede, Yogyakarta, Rabu (25/8/2010). Kotagede merupakan kawasan di Yogyakarta yang terkenal sebagai industri rumahan kerajinan perak. Berbagai perhiasan dan kerajinan perak dikerjakan secara manual di sini.
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berencana untuk menambah jumlah kota kreatif di Indonesia. "Sudah ada tiga kota kreatif di Indonesia, yaitu Bandung, Solo dan Yogyakarta. Untuk lebih mengembangkan ekonomi kreatif, kami berencana menambah jumlah kota kreatif," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu dalam forum diskusi bersama Financial Club di Jakarta, Senin (7/5/2012).
Mari mengungkapkan saat ini pihaknya masih mencari kota yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi kota kreatif. "Oleh karena itu, kami ingin bekerja sama dengan semua pihak, baik pengusaha di bidang kreatif maupun pengusaha lain yang mempunyai program serupa," kata Mari.
Menurut Mari, Indonesia memiliki potensi untuk mengembangkan ekonomi kreatif secara lebih luas, karena memiliki kekayaan alam, seni serta budaya yang merupakan bahan baku dari industri kreatif. "Namun, kendalanya ada pada pembiayaan, pengelolaan serta jangkauan produk kreatif bagi masyarakat luas," kata Mari.
Terkait masalah pembiayaan, Mari menuturkan, pihaknya akan mempelajari formula yang memungkinkan para pengusaha kreatif agar pembiayaannya bisa dibantu oleh pihak perbankan. "Kami akan membuat semacam inkubasi agar pelaku usaha kreatif yang kebanyakan berasal dari industri kecil dapat membuat perencanaan bisnis, mentoring serta tes pasar," kata Mari.
Melalui cara tersebut, Mari berharap para pengusaha industri kreatif dapat memperoleh bantuan pembiayaan dan mengembangkan usaha bisnisnya.